Oleh: aishcha | Januari 27, 2008

Biar Mereka Beruntung

Tak terbayangkan olehku jika diriku mampu hidup serba kekurangan seperti mereka. Masa kecilku yang mewah menjadikanku selalu merasa bersyukur ketika melihat mereka. Walau saat ini kemewahan keluarga kami juga harus berakhir dan berganti kesederhanaan. Namun tetap lebih baik kondisinya dari keadaan ekonomi keluarga teman teman kecilku ini.

Mereka kebanyakan berasal dari keluarga miskin. Miskin Ilmu, Miskin Harta, dan Miskin Ibadah. Mayoritas orang tua mereka berprofesi sebagai buruh yang hanya mengandalkan tenaga, karena selain lapangan pekerjaan yang sedikit. Pendidikan formal yang rendah pun kian menyulitkan keinginan mereka untuk bekerja dengan status sosial yang tinggi. Karena kebutuhan ekonomi semakin meningkat, terkadang ibadah yang notabene merupakan implementasi rasa bersyukur kepada sang pencipta tidak mereka kerjakan.

” Allah itu maha tahu, orang miskin tidak akan di azab kalo tak sholat. Karena penderitaan kami adalah bukti nyata, bahwa kami tak akan di siksa di Akhirat “

Itu salah satu komentar, seorang kepala keluarga dari teman teman kecilku ini. Miris, sungguh miris sekali. Kemiskinan mereka anggap sebagai sebuah penebus dosa. Sebuah asset untuk ditukarkan dengan keringanan untuk tidak beribadah. Nau’dzubillahi min dzalik. Kenapa hal tersebut seringkali terjadi? karena memang..perut lapar seringkali membuat akal kita menjadi susah untuk berpikir waras, dan hati kita menjadi tidak mampu menyaring lintasan2 pemikiran.

Karena itulah program pemberdayaan zakat, dapat menjadi salah satu solusi menjernihkan masalah ini. Zakat itu kalo ndak salah bisa bermakna, membersihkan, menumbuhkan dan mensucikan. Saya pikir, implementasi membersihkan, menumbuhkan dan mensucikan diri tidak hanya berlaku untuk yang berzakat. Namun berkah zakat dan inshod itu sendiri akan berpengaruh nyata juga pada yang dibantu.

Teman teman kecilku ini, adalah salah satu dari sekian banyak anak2 yang menjadi sedikit beruntung, dengan adanya bantuan dari pada muzzaki. Semoga investasi kita melalui mereka dapat berbuah keuntungan yang besar bagi banyak pihak. Siapa lagi yang dapat membantu saudaranya? selain saudaranya itu sendiri.

Lagipula Ikatan Aqidah adalah ikatan yang paling kuat, yang tak akan putus kecuali Allah yang memutuskannya. Ikatan istimewa yang dapat membuat kita tak harus berpikir berulang kali untuk membantu saudara saudara kita yang muslim.

Semoga makin banyak teman teman kecilku yang menjadi beruntung, karena adanya perhatian dan dukungan dari kaum beruntung lainnya. Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi saya atau kunjungi http://rumahzakatpalembang.wordpress.com


Beri tanggapan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.

Kategori