Oleh: aishcha | Januari 29, 2008

Balada Kangkung

Benih kangkung yang kudapat dari penyuluhan gizi bulan desember kemaren, skrg mendekati waktu panen. Sebenarnya hampir seluruh peserta yang ikut mendapatkan sekantung kecil benih, sekantung pupuk urea dan 1 lembar polibag, untuk dipraktekkan di rumah masing masing. Sayangnya diantara semua peserta yang ikut, cuma Kangkung milik MRO yang duluan ditanam. Mustahik baru mulai mencoba menanam setelah melihat benih kangkung MRO tumbuh pesat di sebuah pot bunga yang nangkring di teras Kantor Cab Palembang.
Iseng iseng, diriku mempraktekkan ilmu perbenihan yang diperoleh dari seorang pemateri ketika LDKO relawan april 2006 yang lalu. Potensi disini diistilahkan sebagai benih. Ada 3 lokasi tempatku menyemai benih kangkung ini.

1. Di sebuah polybag, tempatnya kondusif, tanahnya berhumus.
2. Di pot bunganya mbak nana, ditanam bersama bunga lainnya
3. Di teras depan, bersama rumput rumput dan tanaman liar lainnya.

mana yang paling subur?

Tentu saja di lokasi pertama
Hasilnya, walaupun mendapatkan perlakuan penyiraman yang sama. bahkan untuk lokasi ketiga diberikan perlakuan pemupukan. Namun tetap saja Kangkung yang disemai di polybag tumbuh dengan subur.Untuk kangkung yang disemai diantara bunga2an,tumbuh biasa2 saja. sedangkan kangkung yang disemai di teras,batangnya kerdil dan daunnya kuning. Apalagi benih kangkung yang kugeletakan sembarangan di halaman belakang. Benih benih tersebut membusuk dan mati, karena tidak dimanfaatkan dengan baik.

Intinya
kenali diri anda, jangan sampai potensi anda seperti kangkung di Lokasi ke tiga, walaupun sudah di support juga..masih saja tumbuh segan mati tak mau.

untungnya kita bukan benih kangkung ya

P E A C E


Beri tanggapan

Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.

Kategori